MENGENAL JENIS INVESTASI: ADA APA SAJA YA?

Berinvestasi menjadi pilihan terbaik untuk mendapatkan passive income yang tentunya sangat bermanfaat untuk masa depan. Terlebih saat kini sudah tersedia berbagai macam instrumen investasi yang ditawarkan dengan memberikan return yang menggiurkan.

Ada berbagai hal yang perlu dipertimbangkan sebelum kita memutuskan untuk mulai berinvestasi, salah satunya yaitu mengenai jangka waktunya, apakah kita akan berinvestasi dengan jangka panjang atau jangka pendek.

Apa sih investasi jangka panjang dan jangka pendek itu?

Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang adalah produk investasi yang menanamkan modal atau asetnya dalam jangka waktu lebih dari satu tahun hingga puluhan tahun. Adapun tujuan dari investasi jangka panjang yaitu memperoleh passive income pada jangka waktu tertentu, sebagai pemenuhan kebutuhan yang berkelanjutan dalam jangka panjang, sebagai dana simpanan khusus yang menguntungkan, dan masih banyak lagi tujuan serta keuntungan dari investasi jangka panjang.

Jenis-jenis investasi jangka panjang

  1. Saham

Saham merupakan surat berharga sebagai bukti pemilik modal juga menjadi bagian dari kepemilikan aset atau perusahaan yang mengeluarkan saham dan pemilik modal memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas aset perusahaan dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Keuntungan dari investasi saham yaitu mendapatkan dividen dan capital gain.

  1. Reksadana

Reksadana merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi. Keuntungan dari investasi reksadana yaitu dapat berinvestasi meskipun dengan sedikit dana atau modal, mempermudah pemodal untuk berinvestasi dan efisiensi waktu.

  1. Emas

Investasi emas merupakan sebuah investasi modal terhadap logam mulia atau emas. Investasi emas dapat dibilang investasi yang cukup aman dan menjadi pilihan banyak orang karena tidak terpengaruh oleh inflasi sehingga harga emas cenderung stabil dan jarang mengalami penurunan yang signifikan.

  1. Obligasi

Obligasi merupakan surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan pemilik utang untuk diperjual-belikan kepada masyarakat. Obligasi memberikan tingkat pertumbuhan nilai investasi yang relatif stabil dengan risiko yang relatif lebih stabil juga dan obligasi menguntungkan dua pihak.

  1. Properti

Investasi properti merupakan sebuah investasi modal terhadap properti seperti tanah, apartemen, rumah dan sebagainya. Investasi properti memiliki nilai yang sangat tinggi karena harga properti cenderung meningkat setiap tahunnya.

Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek adalah jenis investasi yang dilakukan dalam jangka waktu hanya sekitar setahun. Sederhananya, investasi jangka pendek adalah investasi yang bisa dicairkan dalam kurun waktu singkat. Investasi jangka pendek ini memiliki kelebihan antara lain kemudahan dalam mencairkan dana dan sifatnya lebih fleksibel. Selain itu, modal untuk investasi jangka pendek tidak lebih besar dari investasi jangka panjang. Bahkan bisa dimulai dari dana puluhan ribu rupiah saja, tidak perlu sampai jutaan atau ratusan juta.

Jenis-jenis Investasi Jangka Pendek

  1. Deposito

Deposito adalah produk tabungan di bank dengan menyetorkan dan mencairkan sejumlah dana dalam jangka waktu singkat. Periode deposito mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, sampai 2 tahun. Tingkat keamanan deposito terjamin karena diawasi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

  1. Surat Utang Negara (SUN)

Surat Utang Negara (SUN) merupakan surat pengakuan utang yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh negara RI sesuai masa berlakunya. Produk investasi ini cukup menguntungkan dan aman, pasalnya negara menjamin pembayaran modal dan bunga dalam jangka waktu tertentu. Sehingga tingkat risiko sangat kecil dan modal yang disetorkan tidak harus banyak.

  1. Saham

Walaupun saham terkenal dengan investasi jangka panjang, namun ada jenis saham dengan periode singkat. Saham dengan jangka waktu singkat ini menggunakan sistem trading. Keuntungan dari trading dapat diperoleh hanya dalam beberapa jam saja. Namun dituntut untuk ahli dan bisa mengelola dengan strategi agar untung. Risiko saham juga tinggi tetapi sebanding dengan keuntungannya yang besar.

  1. Fintech Peer to Peer (P2P) Lending

Fintech Peer to Peer (P2P) Lending adalah produk investasi baru dimana investor menanamkan dananya pada UMKM Indonesia untuk mengembangkan usaha. Keuntungan dari hasil pengelolaan dana berupa suku bunga dengan besaran tertentu. Waktu periode investasi bebas dipilih oleh investor. Sehingga pengembalian dana lebih cepat. Modal yang dibutuhkan untuk berinvestasi cukup kecil. Jenis investasi ini aman sebab telah terdaftar pada OJK.

Itulah pembahasan mengenai jenis-jenis investasi baik jangka panjang maupun jangka pendek. Semoga kalian dapat terbantu untuk menentukan jenis investasi dan saatnya memilih jenis investasi yang tepat! Jadi, tertarik mencoba jenis investasi jangka waktu yang mana?

Penulis : Adelia Pratiwi

SUMBER:

https://www.idxchannel.com/market-news/masih-investor-pemula-contoh-investasi-jangka-pendek-ini-bisa-anda-pilih

https://www.ocbcnisp.com/id/article/2021/04/13/investasi-jangka-panjang

https://www.ocbcnisp.com/id/article/2021/04/14/investasi-jangka-pendek


Komentar

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai